Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

(Rabu Kliwon, 8/7/2020) – Mat 10: 1 – 7

Kolaborasi! Saat menjadi pendidik di Seminari Mertoyudan, setiap dua tahun diadakan Temu 7 Kolese. Siswa SMA dibawah naungan Ordo Serikat Jesus se-Indonesia bertemu di suatu tempat untuk melakukan pertandingan maupun pentas seni. Harapannya pertemuan ini menjadi embrio mereka bekerjasama kelak di kemudian hari.

Selama ini model yang dipakai adalah kompetisi. Efek sampingnya yaitu sering tensi pertandingan tinggi dan memanas. Kemudian muncul gagasan kolaborasi. Semua peserta dicampur sesuai bakatnya, kemudian dibagi dalam kelompok pertandingan. Akhirnya mereka pertama-tama bukan mencari kemenangan untuk membela almamaternya, namun belajar berkolaborasi.

Kolaborasi adalah bekerjasama. Para siswa dibantu untuk membangun kerjasama atas dasar tujuan yang sama, kesamaan persepsi, kesediaan berporses bersama, saling memberikan faedah dan saling jujur.

“Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Inilah nama kedua belas rasul itu……. “ (Mat 10:1-2a)

Latar belakang para rasul bermacam-macam, dari berbagai kalangan, entah dari desa, kota, kalangan imam maupun awam. Kendati secara akal sehat mereka tidak cocok, kuasa Yesus mempesatukan mereka agar menjadi anak Allah sekaligus saudara satu sama lain. Selanjutnya mereka diutus mewartakan Kerajaan Allah dan menjadi saudara bagi semua.

Semua orang unik, tiada duanya di dunia ini. Itu bukan bibit perpecahan, namun modal membangun kemajuan. Masing-masing dipanggil untuk bersaudara dan bekerjasama. Mari kita suka bersaudara dan bekerjasama karena kita satu Bapa yang tidak pernak membeda-bedakan.

(abakaeb, Rm. Paulus Supriya, Pr. – Pugeran Yogyakarta)

TERBARU

Leave a Reply

13 − seven =