(Sabtu Pahing, 16/5/2020) – Yoh 15:18-21
Panggung Sandiwara! Lagu ini pernah populer lewat suara emas Nicky Astria. Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah, setiap kita mendapat peran.
“Saat masih pacaran sayangnya bukan kepalang, tapi setelah jadi istrinya, dimarahi dan ditendang.
Begitu lengket saat temannya berada, tapi lari tunggang langgang saat habis harta. Orang bersandiwara, berpura-pura.”
“Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.” (Yoh 15:18).
Apakah salah satu dunia itu adalah dunia panggung sandiwara?
Dunia panggung sandiwara adalah kelihatannya mengenal Allah, tetapi senyatanya tidak lagi terkait dan bergantung secara benar pada Allah.
Dunia panggung sandiwara biasanya dipenuhi kepalsuan, pengkhianatan, ketidaktulusan, pemberi harapan palsu.
Orang mengaku menyembah Allah, tetapi dalam hatinya tidak ada Allah dan hanya mencintai dirinya sendiri. Kepura-puraan menjadi jalan hidupnya.
Semoga kesetiaan, kejujuran, ketulusan, ketulenan, kemurnian menjadi dasar membangun dunia ciptaan-Nya sebagai rumah bersama, bukan panggung sandiwara.
(Abakaeb, Rm. Paulus Supriya, Pr. – Pugeran Yogyakarta)