RENUNGAN HARIAN | Tempat Tinggal Idaman

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

(Minggu, 10/5/2020) – Yoh 14:1-12

Kali ilang kedunge! Artinya sungai kehilangan lubuk atau bagian yang dalam karena diuruk dengan tanah, dan di atasnya didirikan tempat tinggal. Kali ilang kedunge hanyalah simbolisasi. Kalau kedung saja sudah hilang, tempat dangkal seperti sawah, rawa pun telah disulap menjadi tempat hunian.

Tempat tinggal merupakan kebutuhan primer, di samping sandang dan pangan. Setiap keluarga wajib mempunyai rumah sebagai tempat hidup, mengalami suka dan duka. Maka kebutuhan rumah dari waktu ke waktu cukup tinggi. Dan negara menjamin hak setiap orang untuk memiliki tempat tinggal.

“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.” (Yoh 14:2-3)

Menghadapi kegelisahan murid-murid-Nya Yesus menegaskan bahwa kepergian-Nya untuk menyiapkan tempat bagi pengikut-Nya. Tempat itu merupakan tempat tinggal idaman karena tempat tersebut adalah tempat Yesus berada. Yesus menegaskan bahwa di tempat Ia tinggal, pengikut-Nya pun tinggal. Dan tinggal bersama Yesus berarti orang mengalami keselamatan kekal.

Salah satu hal yang bisa kita renungkan adalah kenyataan adanya surga. Tentang surga, Katekismus Gereja Katolik menyebutkan, “Kehidupan yang sempurna bersama Tritunggal Mahakudus ini, persekutuan kehidupan dan cinta bersama Allah, bersama Perawan Maria, bersama para malaikat, dan orang kudus, dinamakan ‘surga’. Surga adalah tujuan akhir dan pemenuhan kerinduan terdalam manusia, keadaan bahagia tertinggi dan definitif.” (no. 1024)

Lalat meskipun tinggal di taman yang indah, dirinya selalu mencari kotoran. Sedangkan kumbang meskipun di tempat yang kotor, ia senantiasa mencari bunga. Semoga dalam keadaan apa pun, bagaikan kumbang, kita senantiasa mencari bunga, tempat tinggal idaman, yaitu surga. (Abakaeb, Rm. Paulus Supriya, Pr – Paroki Pugeran Yogyakarta)

TERBARU