RENUNGAN HARIAN | Suci Hatinya, Aha!

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

(Senin Kliwon, 8/6/2020) – Mat 5:1 – 12

Hati! “Hati Gembira adalah Obat” merupakan judul sebuah lagu dan disenangi Anak Sekolah Minggu. Liriknya kurang lebih berbunyi, “Hati yang gembira adalah obat. Aha! Semangat yang patah, keringkan tulang. Hati yang gembira Tuhan senang.” Hati gembira macam apakah yang bisa menjadi obat?

“Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” (Mat 5:8).

Hati yang berarti pikiran, kehendak, perasaan merupakan pusat kehidupan. Hati yang gembira atau bahagia, bahkan bisa menjadi obat, rasanya adalah hati yang suci. Orang berhati suci biasanya tidak bermuka dua, tanpa tipu daya, tetapi lurus hati. Tindakannya tidak ditujukan untuk kepentingan diri, namun melulu untuk menyenangkan Tuhan.

Orang yang suci hatinya akan melihat Allah. Semoga Tuhan senang pada orang yang suci hatinya. Semoga orang yang suci hatinya boleh menikmati kebaikan atau kesejahteraan dari Allah, dan kelak boleh melihat wajah Allah yang sempurna di surga dimana tidak ada ketakutan dan kematian.

Syukur kepada Allah yang melalui Roh Kudus senantiasa memberi kita rahmat kekuatan membangun hati yang suci.

Kesadaran bahwa diri ini selalu membutuhkan rahmat Tuhan, selalu berusaha setia pada kebenaran, rendah hati, berupaya menemukan Tuhan dalam segala hal, peduli pada sesama, suka hidup damai, rasanya bisa menjadi antibodi membangun kesucian hati. Aha!

(Abakaeb, Rm. Paulus Supriya, Pr. – Pugeran Yogyakarta)

TERBARU