Pesan Kegembalaan Uskup Keuskupan Agung Semarang: Menutup Tahun 2020 dan Menyambut Tahun Baru 2021

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

PESAN KEGEMBALAAN
USKUP KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG
MENUTUP TAHUN 2020 DAN MENYAMBUT
TAHUN BARU 2021

TINGGAL DALAM KRISTUS DAN BERBUAH

Para Rama, Bruder, Suster, Ibu-Bapak, Orang Muda Katolik, para Remaja dan Anak-anak yang terkasih dalam Tuhan Yesus. Berkah Dalem.

Pertama-tama saya ucapkan SELAMAT NATAL 2020 dan SELAMAT TAHUN BARU 2021. Semoga dalam dan melalui perayaan Natal kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus, kita semakin merasakan kehadiran Allah di tengah-tengah kita serta mengalami penyertaan-Nya.

Saudara-Saudariku, umat Katolik di Keuskupan Agung Semarang yang terkasih,
Saya mengajak Anda semua untuk mengakhiri perjalanan tahun 2020 dengan penuh syukur. Ada beberapa alasan yang mendasari rasa syukur kita ini.
— Pertama, kita telah menjalani peta jalan (roadmap) pertama RIKAS 2016-2035 dan Arah Dasar VII (2016-2020) dengan mengembangkan dan mewujudkan Gereja yang inklusif, inovatif dan transformatif.
— Kedua, kita telah berjuang bersama masyarakat selama sembilan bulan menghadapi dan menyikapi pandemi virus corona atau Covid19.
— Ketiga, sejak awal tahun 2019 kita telah merintis dan menyiapkan pemantapan langkah baru pastoral Gereja KAS dengan menjadikan Kevikepan sebagai pusat kegiatan pastoral.
— Keempat, dengan penuh berkah kita telah diperkenankan menjalani tahun 2020 dengan menjadi umat katolik yang transformatif.

Kita akan segera menyambut tahun baru 2021. Pada permulaan tahun baru ini, Gereja KAS juga akan mulai menapaki peta jalan (roadmap) kedua RIKAS dengan Arah Dasar VIII (2021-2025) yang bertema “Tinggal dalam Kristus dan Berbuah” (Yoh 15:1-17). Selain menjadi awal perjalanan ARDAS baru, tahun 2021 juga menjadi tahun yang sangat menentukan bagi perjalanan Gereja KAS selanjutnya setelah pandemi virus corona. Kita dihadapkan pada rencana pemulihan bidang-bidang kehidupan yang paling terdampak oleh pandemi, yakni bidang ekonomi dan kesejahteraan sosial serta bidang hidup menggereja (iman).

Berbekal rasa syukur serta pengalaman menghadapi dan menyikapi keprihatinan-keprihatinan sepanjang tahun 2020 yang hampir berlalu ini, kita menyambut tahun baru 2021 dengan penuh semangat dan harapan. Kita percaya bahwa Allah senantiasa hadir dan menyertai kita dalam diri Yesus, Sang Imanuel. Hal itu telah disabdakan oleh Allah sendiri melalui nabi Yesaya: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” – yang berarti: Allah menyertai kita (Yes 7:14. bdk. Mat 1:23). Karena itu kita tidak semestinya berkecil hati dan khawatir, karena Allah senantiasa ada beserta kita.

Saudara-Saudariku, umat Keuskupan Agung Semarang yang terkasih,
Kita telah dipilih dan ditetapkan oleh Tuhan agar menghasilkan buah dalam hidup kita bersama. Yesus bersabda: “Akulah yang memilih kamu.Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah” (Yoh 15:16). Supaya hidup kita berbuah lebat dalam keutamaan-keutamaan kristiani, kita diundang oleh Tuhan Yesus untuk tinggal bersatu dengan-Nya, Sang Pokok Anggur Yang Benar. “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. ….. Barangsiapa tingggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak” (Yoh 15:4-5). Di luar Yesus Kristus dan tanpa persatuan dengan Dia, kita tidak akan hidup, dan karena itu juga tidak akan menghasilkan buah. Dengan kata lain, persatuan dengan Kristus itu mutlak harus terjadi agar kita menghasilkan buah yang berlimpah dan berguna.

Buah-buah tersebut akan kita coba hasilkan dengan menjalankan pokokpokok ARDAS VIII selama periode 2021-2025. Selama lima (5) tahun ini kita akan meningkatkan kualitas kekatolikan, kerasulan, dan semangat kebangsaan kita. Untuk menunjang terwujudnya ketiga hal pokok itu kita juga terus meningkatkan kerjasama dan sinergi antara hirarki/klerus (tertahbis), anggota Hidup Bakti (religius dan sekular) dan kaum awam, serta profesionalitas seluruh perangkat pastoral di keuskupan kita. Hal-hal itulah yang disebut “prioritas garapan” yang akan dituangkan dalam program-program pelayanan di kevikepan-kevikepan, paroki-paroki, serta lembaga-lembaga dan kelompok-kelompok ketegorial di keuskupan kita.

Saudara-Saudari terkasih dalam Kristus,
Mengakhiri pesan kegembalaan di penghujung tahun 2020 ini, saya mengundang seluruh umat di Keuskupan Agung Semarang untuk terlibat secara penuh dan nyata dalam gerak pastoral keuskupan kita. Keterlibatan itu sangat penting terlebih dalam mewujudkan cita-cita kita untuk semakin berakar dalam Kristus, bersatu dengan-Nya, dan menghasilkan buah kasih dalam hidup bersama. Sumbangan dan peran aktif Saudara-Saudari di lingkungan, wilayah, stasi, paroki administratif, kuasi paroki, paroki, kevikepan, dan bahkan keuskupan, sesederhana dan sekecil apapun akan sangat berarti bagi pengembangan Gereja kita.

Marilah kita bekerjasama dan terus berjuang menjadikan Gereja keuskupan kita ini semakin relevan atau bermakna bagi umat dan semakin signifikan atau menjadi nyata perannya bagi masyarakat. Kita terus membangun kesatuan dengan Yesus, sebab kesatuan dengan-Nya dan dalam firman-Nya bukan hanya menghasilkan buah iman dan kasih yang berguna bagi sesama kita, tetapi juga menghasilkan buah pemuliaan bagi Allah Bapa: “Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku” (Yoh 15:8).

Terimalah berkat Tuhan dari saya. Semoga perjalanan hidup dan karya para Rama, Bruder, Suster, Ibu-Bapak, Orang Muda Katolik, para Remaja dan Anak-anak senantiasa ada dalam lindungan dan bimbingan kasih-Nya. Berkah Dalem.

Semarang, 8 Desember 2020
Pada Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

† Robertus Rubiyatmoko
Uskup Keuskupan Agung Semarang

TERBARU

Leave a Reply

twenty − twelve =